Wajah adalah bagian tubuh yang paling sensitif dan
rentan terhadap kerusakan karena sering terpapar kotoran dan sinar
matahari serta memiliki kelenjar minyak paling banyak.
Tiap orang memiliki tipe wajah nya sendiri, jika Anda belum
mengetahui jenis kulit wajah Anda, cara termudah adalah dengan
mengusapkan tisu pada wajah pada pagi hari ketika Anda baru benar-benar
bangun.
Kenali jenis kulit wajah Anda sendiri, karena tiap jenis kulit
memiliki perawatan yang berbeda-beda agar tetap terlihat sehat dan
cantik.
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui termasuk jenis manakah
sebenarnya kulit Anda agar bisa menggunakan produk perawatan kulit yang
tepat.
Menggunakan produk perawatan kulit yang kurang tepat bisa menyebabkan kerusakan pada kulit.
Berikut adalah 5 kategori jenis kulit:
1. Kulit Normal
Jenis kulit normal hanya membutuhkan perhatian yang minimal. Jenis
kulit ini tidak akan berminyak atau kering, sehingga terbebas dari noda.
Cara mengetahui apakah kulit Anda termasuk jenis kulit normal atau
bukan adalah dengan mengusap wajah dengan tisu pada pagi hari. Jika
tidak ada minyak yang menempel bahkan tisu terlihat kering, berarti
kulit Anda termasuk jenis kulit normal. Kulit normal ditandai dengan:
1. Tidak ada/sedikit cacat
2. Tidak ada sensitif parah
3. Pori-pori jarang terlihat
4. Kulit tampak bercahaya
Kulit normal adalah adalah jenis yang memiliki sedikit masalah dan
tidak terlalu sulit untuk merawatnya. Walaupun begitu, jangan
bergonta-ganti produk kecantikan akan kosmetik karena dapat menyebabkan
iritasi. Selain itu jangan malas mencuci muka minimal dua kali sehari
dan gunakan masker wajah, diutamakan yang alami menggunakan sayur atau
buah-buahan.
2.
Kulit berminyak
Jenis kulit ini merupakan jenis yang menjadi keluhan utama wanita,
karena dengan kelenjar minyak yang memproduksi berlebihan, kotoran dan
debu akan mudah menempel di wajah kemudian akan timbul jerawat.
Setelah mengusapkan tisu di wajah Anda, akan ada noda minyak yang
cukup banyak. Merawat kulit jenis ini agak susah, yaitu pilih produk
kecantikan yang tidak mengandung minyak. Khususkan pada produk yang
berdasar air agar mengurangi produksi pada kelenjar minyak.
Kulit berminyak lebih umum dijumpai di kalangan anak muda. Kulit
berminyak muncul saat kelenjar di kulit mengeluarkan terlalu banyak
minyak (lemak). Kulit berminyak bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang membesar
2. Wajah kusam atau bersinar
3. Komedo, jerawat, atau cacat lainnya.
Tingkat kepekatan minyak bisa berubah, bergantung pada cuaca. Kulit berminyak bisa disebabkan atau diperparah oleh:
1. Pubertas atau ketidakseimbangan hormon
2. Stres
3. Antibiotik
4. Paparan panas atau terlalu lembab
Cuci muka secara teratur agar jerawat dapat berkurang dan gunakan
masker wajah, diutamakan yang alami. Lalu hindari makan-makanan yang
mengandung banyak minyak seperti gorengan.
3.
Kulit kering
Jika tisu yang disapukan ke wajah Anda tetap kering, namun setelah
disapukan wajah Anda terasa kering, kencang, atau bahkan pecah-pecah,
maka jenis kulit wajah Anda adalah kulit kering. Meskipun tak jauh beda
dengan kulit normal, kulit kering adalah kulit yang kelembaban nya
kurang. Satu keuntungan memiliki kulit kering adalah tidak akan
disinggahi oleh jerawat.
Kulit kering bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang hampir tidak kelihatan
2. Kusam dan tekstur kasar
3. Bintik-bintik merah
4. Kurang elastis
5. Garis-garis kulit lebih terlihat
Jika dipapar dengan faktor pengering, kulit bisa retak, terkelupas,
gatal, iritasi atau meradang. Jika kulit Anda sangat kering, kulit
cenderung kasar dan bersisik, khususnya di bagian belakang tangan,
lengan dan kaki.
Kulit kering bisa disebabkan atau diperparah oleh:
1. Genetik
2. Penuaan atau perubahan hormon
3. Cuaca seperti angin, matahari, dingin atau radiasi ultraviolet (UV)
4. Pemanasan dalam ruangan
5. Mandi air panas dalam waktu lama
6. Kandungan dalam sabun, kosmetik atau agen pembersih
7. Obat-obatan
Tentu saja meminum air putih sebanyak 8 gelas per hari dapat
membantu, namun perlu juga ditambah dengan perawatan karena kulit kering
rentan mudah berkeriput. Hindari menggunakan pembersih wajah yang
mengandung deterjen atau scrub, karena dapat menimbulkan iritasi pada
wajah.
Juga jangan menggosok wajah terlalu keras ketika mengeringkannya,
cukup ditepuk-tepuk dengan lembut menggunakan handuk dan jangan terlalu
kering. Untuk meningkatkan kelembaban wajah, rajin menggunakan pelembab
tiap hari, terutama yang mengandung vitamin E. Gunakan masker wajah
alami seperti alpukat atau minyak zaitun.
4.
Kulit sensitif
Kulit sensitif adalah jenis yang paling sulit dirawat, karena rentan
terhadap bahan-bahan kimia, sinar matahari/perubahan cuaca ekstrim, dan
bahkan beberapa kandungan yang terdapat dalam bahan-bahan alami.
Penyebab kulit menjadi sensitive berbeda-beda pada tiap wanita, tapi
umumnya terjadi pada wanita yang sering menggunakan perawatan peeling
atau dengan metode pengelupasan. Wanita dengan riwayat alergi atau
penyakit genetis juga umumnya memiliki wajah sensitif. Kulit sensitif
bisa ditandai dengan:
1. Kulit kemerahan
2. Gatal
3. Terbakar
4. Kering
Kulit sensitif sangat mudah pecah. Penyebab yang sering menimbulkan
masalah pada kulit sensitif adalah lingkungan, seperti debu, kotoran,
matahari, dll.
Bahan kimia yang terkandung pada parfum juga bisa menyebabkan
masalah pada jenis kulit sensitif. Produk perawatan kulit yang ringan
akan lebih baik untuk jenis kulit sensitif.
Wajah sensitif memerlukan perawatan ekstra dan hati-hati, seperti
menghindari produk wajah yang menganduk fragrance atau parfum, utamakan
yang hypoallergenic. Jangan gonta-ganti produk kecantikan karena
akibatnya akan sangat fatal pada kulit.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari, gunakan tabir surya
pada wajah sebelum keluar rumah, dan ketika mencuci wajah gunakan air
segar untuk mengurangi iritasi. Rajin mencuci muka dan menggunakan
masker wajah, diutamakan yang alami untuk mengurangi resiko alergi.
5.
Kulit Kombinasi
Tipe kulit kombinasi bisa kering atau normal di beberapa area dan
berminyak di area lain, seperti T-zone. T-zone adalah hidung, kening,
dan area dagu. Kulit kombinasi bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang terlalu lebar
2. Jerawat
3. Kulit bercahaya
Tipe kulit ini disebabkan oleh faktor genetik atau hormonal yang
menyebabkan ketidakseimbangan jumlah dan tempat lemak diproduksi.
Anda bisa memiliki kedua jenis kulit tersebut, misalnya, memiliki
jenis kulit kering di pipi sedangkan hidung dan dahi berminyak.
Gunakan masker wajah kombinasi seperti alpukat dan madu, agar kulit
yang kering tetap lembab dan kulit yang berminyak tetap terkontrol
aktivitas produksi minyaknya. Ketika sedang keluar, gunakan toner pada
daerah kulit yang berminyak dan pelembab di daerah yang kering.
Gunakan juga pembersih wajah yang khusus untuk kulit kombinasi.