28 Desember 2012

Sudahkah Mengenali Jenis Kulit Wajah Anda?

Image
Wajah adalah bagian tubuh yang paling sensitif dan rentan terhadap kerusakan karena sering terpapar kotoran dan sinar matahari serta memiliki kelenjar minyak paling banyak.
Tiap orang memiliki tipe wajah nya sendiri, jika Anda belum mengetahui jenis kulit wajah Anda, cara termudah adalah dengan mengusapkan tisu pada wajah pada pagi hari ketika Anda baru benar-benar bangun.
Kenali jenis kulit wajah Anda sendiri, karena tiap jenis kulit memiliki perawatan yang berbeda-beda agar tetap terlihat sehat dan cantik.
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui termasuk jenis manakah sebenarnya kulit Anda agar bisa menggunakan produk perawatan kulit yang tepat.
Menggunakan produk perawatan kulit yang kurang tepat bisa menyebabkan kerusakan pada kulit.
Berikut adalah 5 kategori jenis kulit:
1. Kulit Normal
Jenis kulit normal hanya membutuhkan perhatian yang minimal. Jenis kulit ini tidak akan berminyak atau kering, sehingga terbebas dari noda. Cara mengetahui apakah kulit Anda termasuk jenis kulit normal atau bukan adalah dengan mengusap wajah dengan tisu pada pagi hari. Jika tidak ada minyak yang menempel bahkan tisu terlihat kering, berarti kulit Anda termasuk jenis kulit normal. Kulit normal ditandai dengan:
1. Tidak ada/sedikit cacat
2. Tidak ada sensitif parah
3. Pori-pori jarang terlihat
4. Kulit tampak bercahaya
Kulit normal adalah adalah jenis yang memiliki sedikit masalah dan tidak terlalu sulit untuk merawatnya. Walaupun begitu, jangan bergonta-ganti produk kecantikan akan kosmetik karena dapat menyebabkan iritasi. Selain itu jangan malas mencuci muka minimal dua kali sehari dan gunakan masker wajah, diutamakan yang alami menggunakan sayur atau buah-buahan.
2.  Kulit berminyak
Jenis kulit ini merupakan jenis yang menjadi keluhan utama wanita, karena dengan kelenjar minyak yang memproduksi berlebihan, kotoran dan debu akan mudah menempel di wajah kemudian akan timbul jerawat.
Setelah mengusapkan tisu di wajah Anda, akan ada noda minyak yang cukup banyak. Merawat kulit jenis ini agak susah, yaitu pilih produk kecantikan yang tidak mengandung minyak. Khususkan pada produk yang berdasar air agar mengurangi produksi pada kelenjar minyak.
Kulit berminyak lebih umum dijumpai di kalangan anak muda. Kulit berminyak muncul saat kelenjar di kulit mengeluarkan terlalu banyak minyak (lemak). Kulit berminyak bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang membesar
2. Wajah kusam atau bersinar
3. Komedo, jerawat, atau cacat lainnya.
Tingkat kepekatan minyak bisa berubah, bergantung pada cuaca. Kulit berminyak bisa disebabkan atau diperparah oleh:
1. Pubertas atau ketidakseimbangan hormon
2. Stres
3. Antibiotik
4. Paparan panas atau terlalu lembab
Cuci muka secara teratur agar jerawat dapat berkurang dan gunakan masker wajah, diutamakan yang alami. Lalu hindari makan-makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan.
3.  Kulit kering
Jika tisu yang disapukan ke wajah Anda tetap kering, namun setelah disapukan wajah Anda terasa kering, kencang, atau bahkan pecah-pecah, maka jenis kulit wajah Anda adalah kulit kering. Meskipun tak jauh beda dengan kulit normal, kulit kering adalah kulit yang kelembaban nya kurang. Satu keuntungan memiliki kulit kering adalah tidak akan disinggahi oleh jerawat.
Kulit kering bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang hampir tidak kelihatan
2. Kusam dan tekstur kasar
3. Bintik-bintik merah
4. Kurang elastis
5. Garis-garis kulit lebih terlihat
Jika dipapar dengan faktor pengering, kulit bisa retak, terkelupas, gatal, iritasi atau meradang. Jika kulit Anda sangat kering, kulit cenderung kasar dan bersisik, khususnya di bagian belakang tangan, lengan dan kaki.
Kulit kering bisa disebabkan atau diperparah oleh:
1. Genetik
2. Penuaan atau perubahan hormon
3. Cuaca seperti angin, matahari, dingin atau radiasi ultraviolet (UV)
4. Pemanasan dalam ruangan
5. Mandi air panas dalam waktu lama
6. Kandungan dalam sabun, kosmetik atau agen pembersih
7. Obat-obatan
Tentu saja meminum air putih sebanyak 8 gelas per hari dapat membantu, namun perlu juga ditambah dengan perawatan karena kulit kering rentan mudah berkeriput. Hindari menggunakan pembersih wajah yang mengandung deterjen atau scrub, karena dapat menimbulkan iritasi pada wajah.
Juga jangan menggosok wajah terlalu keras ketika mengeringkannya, cukup ditepuk-tepuk dengan lembut menggunakan handuk dan jangan terlalu kering. Untuk meningkatkan kelembaban wajah, rajin menggunakan pelembab tiap hari, terutama yang mengandung vitamin E. Gunakan masker wajah alami seperti alpukat atau minyak zaitun.
4.  Kulit sensitif
Kulit sensitif adalah jenis yang paling sulit dirawat, karena rentan terhadap bahan-bahan kimia, sinar matahari/perubahan cuaca ekstrim, dan bahkan beberapa kandungan yang terdapat dalam bahan-bahan alami.
Penyebab kulit menjadi sensitive berbeda-beda pada tiap wanita, tapi umumnya terjadi pada wanita yang sering menggunakan perawatan peeling atau dengan metode pengelupasan. Wanita dengan riwayat alergi atau penyakit genetis juga umumnya memiliki wajah sensitif. Kulit sensitif bisa ditandai dengan:
1. Kulit kemerahan
2. Gatal
3. Terbakar
4. Kering
Kulit sensitif sangat mudah pecah. Penyebab yang sering menimbulkan masalah pada kulit sensitif adalah lingkungan, seperti debu, kotoran, matahari, dll.
Bahan kimia yang terkandung pada parfum juga bisa menyebabkan masalah pada jenis kulit sensitif. Produk perawatan kulit yang ringan akan lebih baik untuk jenis kulit sensitif.
Wajah sensitif memerlukan perawatan ekstra dan hati-hati, seperti menghindari produk wajah yang menganduk fragrance atau parfum, utamakan yang hypoallergenic. Jangan gonta-ganti produk kecantikan karena akibatnya akan sangat fatal pada kulit.
Hindari kontak langsung dengan sinar matahari, gunakan tabir surya pada wajah sebelum keluar rumah, dan ketika mencuci wajah gunakan air segar untuk mengurangi iritasi. Rajin mencuci muka dan menggunakan masker wajah, diutamakan yang alami untuk mengurangi resiko alergi.
5.  Kulit Kombinasi
Tipe kulit kombinasi bisa kering atau normal di beberapa area dan berminyak di area lain, seperti T-zone. T-zone adalah hidung, kening, dan area dagu. Kulit kombinasi bisa menghasilkan:
1. Pori-pori yang terlalu lebar
2. Jerawat
3. Kulit bercahaya
Tipe kulit ini disebabkan oleh faktor genetik atau hormonal yang menyebabkan ketidakseimbangan jumlah dan tempat lemak diproduksi.
Anda bisa memiliki kedua jenis kulit tersebut, misalnya, memiliki jenis kulit kering di pipi sedangkan hidung dan dahi berminyak.
Gunakan masker wajah kombinasi seperti alpukat dan madu, agar kulit yang kering tetap lembab dan kulit yang berminyak tetap terkontrol aktivitas produksi minyaknya. Ketika sedang keluar, gunakan toner pada daerah kulit yang berminyak dan pelembab di daerah yang kering.
Gunakan juga pembersih wajah yang khusus untuk kulit kombinasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar